Personal

Ini yang Terjadi Selama Dua Tahun Vakum Nge-blog…

Hai semuaaaa! Setelah kurang lebih kira-kira dua tahun aku nggak nge-blog, akhirnya aku ngeblog lagi! Yeay! Dengan sebuah drama mengawali kemunculan aku di blog karena entah kenapa blog ini tuh ilang gitu aja dari dashboard-nya!!! Kesel nggak, sih? haha. Udah baru mulai nge-blog lagi, tau-tau “blog lo ilang”. Drama abis siiih. Tapi akhirnya, dengan kekuatan jari jemari super lentik, blog ini muncul kembali di dashboard dan aku bisa nulis lagi. Yeay! –Please… jangan tanya kenapa, gue juga tau.- Ok. Kira-kira apa yang mau aku share ya di tulisan pertama ini (lagi), hihi.

Hhmm. Ok deh, aku mau cerita sedikit, sedikit ajaaaa nggak banyak, kenapa aku bisa vakum dari dunia blog yang sangat amat lama itu. Jadi, dari terakhir aku ngeblog, aku pindah dari Bogor ke Bali karena saat itu aku lagi dapat kerjaan di sana. Sebenernya mungkin aja aku bisa terus nulis blog selama tinggal di Bali, tapi karena, satu: kerjaan waktu itu sibuk banget, dua: jarang punya waktu buat jalan ke sana ke situ, dan tiga: rasa malas yang muncul.. aku mutusin vakum dari dunia per-blog-an untuk sementara waktu. Cumaaaaa… “sementara waktu”nya ini ternyata berkepanjangaaaan. Sampai dua tahun. hahaha.

Nah, selama dua tahun itu, aku banyaaaaaak banget ngalamin hal-hal di luar bayangan aku. Aku nggak bakal cerita panjang lebar karena pasti bikin kalian bosan -dengan tulisan ini- hehe. Pertama, aku dapat kerja yang aku suka dan di kota yang selalu jadi destinasi liburan semua orang, BALI. Siapa sih yang nggak mau? Aku ambillah kerjaan itu, walaupun harus jauh dari orangtua (sama Papah, ibuku sudah nggak ada beberapa bulan sebelum aku move ke Bali). Alasannya utamanya kenapa aku pindah ke Bali juga karena aku mau cari pengalaman baru dan hidup baru, karena jujur waktu itu aku masih inget terus sama alm. ibuku. (bahkan sampai detik ini masih!). :'(. Kurang lebih setahun aku di Bali, itu nggak cukup buat aku dapat ketenangan diri gitu. cieeee. haha. Nggak lama, papahku jatuh sakit. sakit keras. cancer. iya. cancer. tepatnya lung cancer. Itu hal di luar bayangan aku. Jujur waktu itu aku ngedrop, ngedrop-ngedropnya drop. Kalau kata di puisi-puisi gitu “…bagai disambar petir di siang hari..”. Demi papah waktu itu aku rela bolak-balik Bali-Jakarta-Jakarta-Bali dalam rentang waktu yang dekat-dekat. Tapi perjuangan papah melawan cancer-nya dan perjuangan aku buat nyenengin papah cuma sampai enam bulan aja. :(. Waktu itu rasanya nggak bisa dideskripsiin sama kata-kata. yang pasti hancur! hancur banget. Posisi aku waktu dikabarin kalau papah udah nggak ada itu di Bali buat masuk kerja lagi. Nggak pake pikir panjang aku langsung mandi seadanya, packing seadanya, langsung berangkat ke Bandara buat pulang. Tiket juga belum sempet beli, dan akhirnya beli on the spot. Harganya? jangan ditanya ya. Muahal banget. bisa 2 kali lipatnya. Tapi buat urusan urgent kaya gini nggak masalah. malah nggak perlu dipermasalahin menurutku. Sepanjang jalan ke bandara, nangis. Di bandara nangis, di pesawat, nangis. Di mobil menuju rumah, nangis. Sampai rumah liat papah terbaring nggak gerak dan ditutup kain, nangisnya udah kaya apa tau. Hancur hati aku rasanya waktu itu.

Hhhmm.. Udah ya ceritanya. Nanti aku semakin nangis kalau dilanjutin. 😦

Jadi yaa itulah hal-hal yang tidak terduga dan kejadiannya cepet banget selama aku vakum ngeblog. Kejadian-kejadian itu bener-bener bikin aku down. down banget. Mungkin kalau nggak ada kakakku, pacarku, sahabatku, dan teman-temanku yang selalu kasih aku semangat, aku nggak tau aku kaya apa waktu itu. Tapi dari semua itu, Ada Allah Swt yang selalu kasih kekuatan buat aku. Selalu nolong aku saat aku sedih kalau inget kedua orang tua aku, Selalu kasih aku ilmu sabar dan ikhlas yang nggak ada habis-habis. Walaupun berat sampai detik ini, aku selalu berusaha berpikir positif dan berbaik sangka dari semua kejadian yang Allah Swt kasih ke aku. Because I believe.. in every sadness there are a happiness, and in every happiness there are a sadness. Dari setiap cobaan ada kebahagiaan yang akan Allah Swt kasih ke kita dan ada makna dari setiap kejadian yang bisa kita ambil buat hidup kita selanjutnya agar menjadi manusia yang lebih baik. Yang kita perlu lakukan adalah menikmati setiap prosesnya, coba untuk terus bersyukur, coba untuk terus bersabar, coba untuk terus belajar ikhlas, dan lebih mendekatkan diri lagi kepada Sang Pencipta.

dandelion
Source: Pinterest

Sekian dari aku, haha. Semoga tulisan di atas ada manfaatnya untuk kalian dan sampai ketemu di tulisan berikutnya ya 🙂

xx.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s